PART 1 - Pesanan Terakhir
Lampu motor Agus membelah gelap seperti pisau tumpul. Jam di dashboard ponselnya menunjukkan 23.47.
Pesanan masuk — antar makanan. Lokasi: Kampung Sido Senyap.
“Ah, paling kampung baru,” gumamnya, mencoba menenangkan diri.
Motor melaju. Lampu jalan mulai menghilang satu per satu. Rumah-rumah berdiri jarang, pintu tertutup rapat. Tidak ada suara TV. Tidak ada anak kecil. Bahkan anjing pun tidak menggonggong.
Agus merinding.
Pelanggan: “Mas, jangan berhenti di tengah jalan. Langsung ke titik.”
Semakin masuk ke kampung itu, udara terasa lebih dingin. Jalanan berubah jadi tanah. Di kanan kiri, pohon bambu berderit pelan, seolah berbisik.
“Mas… makanannya ditaruh di depan pintu saja.”
Agus mundur satu langkah.
Lalu notifikasi muncul:
Pesanan selesai otomatis. Saldo masuk.
Jantungnya nyaris berhenti berdetak.
(bersambung ke Part 2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar